Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PENGARUH AIR SULING DAUN KEMANGI (Ocimum americanum) DAN SELASIH (Ocimum basilicum) TERHADAP KETERTARIKAN LALAT BUAH BACTROCERA SP (TEPHRITIDAE) DI PERKEBUNAN BUAH MANGGA DESA SIDAMUKTI KABUPATEN MAJALENGKA Jeti Rachmawati; Taupik Sopyan; Romdah Romansyah; Feri Bakhtiar Rinaldi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 10, No 1 (2022): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v10i1.7348

Abstract

Salah satu kendala dalam pengembangan pertanaman mangga adalah serangan lalat buah. Upaya pengendalian serangan lalat buah dengan teknik sederhana seperti pembungkusan buah dan pengasapan dirasakan kurang berhasil sehingga petani menggunakan insektisida sintetik. Penggunaan insektisida sintetik yang tidak sesuai aturan dapat memunculkan masalah lain berupa pencemaran pangan dan lingkungan. Upaya pengendalian lalat buah yang berwawasan lingkungan, salah satunya dengan menggunakan atraktan nabati berupa senyawa metil eugenol yang terdapat pada daun Ocimum americanum, dan Ocimum basilicum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun selasih dan daun kemangi terhadap ketertarikan hama lalat buah di pertanaman mangga.  Penelitian dilakukan di perkebunan mangga desa Sidamukti Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka, Jawa Barat menggunakan metode  eksperimen yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Bahan yang digunakan adalah air suling daun kemangi dan selasih yang diteteskan pada kapas dan diletakkan pada perangkap model vertikal Parameter yang diamati adalah jumlah lalat buah yang masuk kedalam perangkap.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa air suling daun kemangi dan selasih memberikan pengaruh yang berbeda terhadap ketertarikan hama lalat buah. Jumlah lalat buah yang tertarik pada air suling daun selasih lebih tinggi dibanding dengan air suling daun kemangi. Kata Kunci: Atraktan, Bactrocera sp, Ocimum americanum, Ocimum basilicum
Pengaruh Ketinggian Tempat Terhadap Karakteristik Buah Kacang Panjang Feri Bakhtiar Rinaldi; jeti rachmawati; Euis Erlin
Quagga : Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 14, No 2 (2022): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v14i2.5904

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanasan global yang digambarkan dengan perbedaan ketinggian tempat terhadap fenologi buah kacang panjang. Penelitian dilakukan pada tiga kategori ketinggian tempat di kabupaten Ciamis. Pengamatan di lakukan pada kacang panjang yang tumbuh di dataran rendah (0-400 mdpl), sedang (400-700 mdpl) dan tinggi (700 mdpl). Parameter yang diamati terkait produktivitas buah adalah waktu muncul buah pertama, jumlah dan ukuran buah. Variabel bebas pada penelitian ini adalah perbedaan ketinggian tempat, sedangkan variabel terikatnya adalah produktivitas kacang panjang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi (ANOVA) dan dilanjutkan dengan BNT karena hasilnya menunjukan perbedaan yang signifikan, serta Uji Regresi untuk mengetahui pengaruh faktor lingkungan terhadap produktivitas buah. Kacang panjang optimal dibudidayakan pada ketinggian rendah-sedang namun kurang optimal jika dibudidayakan di daerah dataran tinggi
ANALISIS KETERAMPILAN BERPIKIR BERDASARKAN GENDER, USIA, DAN TEMPAT TINGGAL Adun Rusyana; Feri Bakhtiar Rinaldi
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 11, No 1 (2023): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v11i1.10156

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan berpikir mahasiswa PPG Prajabatan sekaligus untuk menentukan jenis tugas  (workable assignments) yang tepat diberikan dosen kepada mahasiswa PPG Prajabatan sesuai dengan karakteristik  keterampilan berpikir mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPG prajabatan Prodi.Pendidikan Biologi FKIP Unigal tahun akademik 2022/2023 (N=27).Metoda penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik analisis data: (1)  uji  mean dan (2) Uji One Sample Test. Hipotesis penelitian: (1) Ha: µ≠1,64; (2) Keterampilan berpikir perempuan dan laki-laki berbeda secara signifikan;(3) Keterampilan berpikir pada berbagai usia adalah  berbeda secara signifikan;(4) Keterampilan berpikir antara mahasiswa asal kampung dan kota berbeda secara signifikan. Simpulan penelitian ini adalah: (1) Skor rata-rata  keterampilan berpikir mahasiswa adalah berkategori A/superior berpikir kreatif; (2) terdapat perbedaan yang signifikan score ketarampilan berpikir antara perempuan dan laki, antara jenjang usia, dan asal tempat tinggal; (3) perempuan, usia 22-26 tahun, asal kampung lebih tinggi score keterampilan berpikirnya bila dibandingkan dengan laki-laki, usia 27-30 tahun, asal kota. Kata Kunci: Keterampilan berpikir,  PPG Prajabatan
Improving Students' Fluent and Flexible Thinking Skills through the Problem-Based Learning (PBL) Model Based on Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) in High School Biology Classes Rusyana, Adun; Nugraha, Adi Tri; Rinaldi, Feri Bakhtiar
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 12, No 2 (2024): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v12i2.15947

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh keterampilan berpikir lancar dan keterampilan berpikir luwes  siswa  masih rendah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh model PBL  berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir lancar dan luwes  siswa SMA pada mata pelajaran biologi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa SMA. Desain penelitian yang digunakan adalan One Group Pretest-Postest Design. Teknik pengolahan data dengan menggunakan aplikasi IBM Statistic SPSS-24 (test of normality, Chi-Square & One  Sample Test, Correlation) dan N-gain. Instrumen yang digunakan berupa  test essay yang  mengacu pada indikator keterampilan berpikir lancar dan keterampilan berpikir luwes. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) data keterampilan berpikir lancar lancar berdistribusi tidak normal  sedangkan data keterampilan berpikir luwes berdistribusi normal; (2) Asympt signifikansi kedua data <0,05; (3) N-gain kedua data <0,03; (4) koefisien korelasi kedua data (r)= 0,38; (5) Siswa laki-laki (rata-rata gain keterampilan berpikir lancar 12,6 & rata-rata gain keterampilan berpikir luwes 11); (6) Siswa perempuan  (rata-rata gain keterampilan berpikir lancar 10,8 & rata-rata gain keterampilan berpikir luwes 12,5). Simpulan dalam penelitian ini adalah: (1) Penerapan model PBL  berbasis TPACK berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir lancar dan luwes dengan kategori rendah; (2) Keterampilan berpikir lancar memiliki hubungan  positif dan signifikan dengan keterampilan berpikir luwes dengan tingkat hubungan rendah; (3) Laki-laki  lebih unggul dalam keterampilan berpikir lancar, sedangkan  perempuan  lebih unggul dalam keterampilan berpikir luwes. Implikasi dalam penelitian ini adalah: (1) perlunya penelitian lebih lanjut untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model pembelajaran PBL berbasis TPACK dalam meningkatkan keterampilan berpikir lancar dan luwes; (2) Perlunya penyesuaian dalam desain model pembelajaran PBL berbasis TPACK dalam mengembangkan keterampilan berpikir lancar dan luwes; (3) perlunya pelatihan bagi guru dalam mengimplementasikan model pembelajaran PBL berbasis TPACK  yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir lancar dan luwes bagi siswa; (4) Guru dan peneliti perlu berkolaborasi secara berkelanjutan untuk memfasilitasi pertukaran ide dan pengalaman dalam  mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif;  (5) guru harus menyadari adanya keanekaragamn keterampilan berpikir peserta didik; (6) perlunya pemberdayaan pendidikan melalui berbagai pola; (7) perluya pendekatan individualisasi dalam proses pembelajaran.
Optimalisasi Peran Masyarakat Desa Saguling dalam Program Biokonversi Sampah Organik Menggunakan Black Soldier Fly (BSF) Rinaldi, Feri Bakhtiar; Sopyan, Taupik; Yulisma, Lia; Supriatna, Giena Sitha
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.16348

Abstract

Perlu adanya inovasi berupa teknologi yang dapat diterapkan dalam pengelolaan sampah organik yang lebih praktis dibanding pembuatan kompos tapi tidak mengurangi nilai dari produk dan tetap memperhatikan aspek lingkungan. Salah satu inovasinya adalah biokonversi sampah organik menggunakan black soldier fly. Program biokonversi ini di Bank Sampah Tumras Desa Saguling belum berjalan dengan optimal mengingat kapasitas sampah organic dapur dan produk maggot yang masih terbatas, masyarakat perlu mendapat edukasi dan pemahaman lebih mengenai biokonversi sampah organic menggunakan Black Soldier Fly sehingga partisipasi meningkat. Metode yang dilakukan adalah dalam bentuk penyuluhan, pelatihan dan pendampingan kepada pengurus dan nasabah bank sampah tumras terkait biokonversi dan budidaya Black Soldier Fly yang efektif. Dampak dari programi ini adalah terjadinya optimalisasi partisipasi masyarakat yang ditandai dengan peningkatan kapasitas Sampah organic dapur dan jumlah maggot yang dapat diproduksi pada periode setelah dilaksanakan program dibanding sebelum program pengabdian ini dilaksanakan.
Pelatihan Pengembangan Modul Ajar dengan Pembelajaran Berbasis Proyek dan STEAM-H di Sekolah Adiwiyata MIS Handapherang Fatimah, Ai Tusi; Adnan, Bahana Aditya; Rinaldi, Feri Bakhtiar
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12448

Abstract

Sekolah Adiwiyata memiliki peluang yang baik untuk melaksanakan pembelajaran berbasis proyek dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Perencanaan pembelajaran dengan pembuatan modul ajar kurikulum Merdeka merupakan langkah awal untuk mengimplementasikannya. Pelatihan pengembangan modul ajar pada pembelajaran berbasis proyek dengan STEAM-H (science, technology, engineering, agriculture, mathematics, and health) di MIS Handapherang merupakan kegiatan awal untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek dengan integrasi lintas mata pelajaran. Alat dan bahan yang digunakan dalam pelatihan terutama alat dan bahan menanam sayuran sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Metode pelatihan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Ceramah dan diskusi dilakukan dalam penyampaian materi tentang rencana pembelajaran pada kurikulum merdeka berdasarkan regulasi pendididikan, langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan pembelajaran STEAM-H. Demonstrasi dilakuakn untuk memperkenalkan teknik membuat koneksi capaian pembelajaran dengan proyek menanam sayuran untuk mendukung PRLH. Diskusi grup dibagi sesuai dengan capaian pembelajaran setiap fase capaian pembelajaranyang terdiri dari A, B, dan C. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan guru meningkat dengan persentase kategori peningkatan 43% tinggi, 48% sedang, dan 9% rendah.. Modul ajar mengintegrasikan mata pelajaran matematika dan IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dengan proyek menanam sayuran yang melibatkan lima disiplin ilmu yaitu sains tentang pertumbuhan tanaman, teknologi dan teknik tentang sistem hidroponik, pertanian tentang teknik menanam, matematika tentang perhitungan alat, bahan, dan proses menanam, serta Kesehatan tentang asupan sayuran sebagai makanan sehat. Hasil pengembangan modul ajar mendukung penerapan PRLH (Perilaku Ramah Lingkungan Hidup) di sekolah Adiwiyata.
Effect of Berenuk Fruit Extract (Crescentia cujete L.) on Mortality of Plutella xylostella on Mustard Plants Feri Bakhtiar Rinaldi; Taupik Sopyan; Jeti Rachmawati; Ai Nurfadilah
Quagga: Jurnal Pendidikan dan Biologi Vol 17 No 1 (2025): QUAGGA : Jurnal Pendidikan dan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/quagga.v17i1.353

Abstract

Mustard production in Indonesia in 2022 decreased by 2.9% from the previous year, caused by the Plutella xylostella attack. Efforts to control P. xylostella usually uses synthetic pesticides but harms the environment, so other alternatives are needed. Vegetable pesticides derived from Berenuk fruit (Crescentia cujete) containing phenol compounds, alkaloids, flavonoids, tannins, steroids, and saponins have the potential to control the population of P. xylostella. This study aimed to determine the effect of berenuk (C. cujete) extract on P. xylostella mortality. This study used an experimental method with a research design in the form of a Randomized Group Design consisting of 6 treatments and 4 replicates, namely the provision of test extracts with concentrations of 0%, 6.25%, 12.5%, 25%, 50%, and 100%. Observations of mortality of test larvae were made at 24, 48, and 72 hours after the test. Based on Probit analysis for LC10, LC25 and LC50 showed that for LC10 = 1.377%, LC25 11.549% and LC50 the lowest was 55.9%. Berenuk fruit extract (C. cujete) affects the mortality of P. xylostella; the higher the concentration of the extract, the higher the ability to control the population of Plutella xylostella.
PENINGKATAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN BERBANTUAN POSTER Putri Indriani Astika; Euis Erlin; Feri Bakhtiar Rinaldi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.19892

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang didukung oleh media poster terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pre-eksperimental dengan desain One Group Pretest-Posttest. Kegiatan penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Sindangkasih dengan sampel siswa kelas XI MIPA 1 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen untuk mengukur motivasi berupa angket yang terdiri dari 20 pernyataan, sementara instrumen untuk mengukur hasil belajar berupa tes tulis pretest dan posttest sebanyak 5 soal. Data motivasi dianalisis secara deskriptif, sedangkan data hasil belajar dianalisis menggunakan uji hipotesis Z. "Berdasarkan hasil analisis data motivasi belajar, diketahui bahwa 84% siswa memiliki tingkat motivasi yang sangat tinggi, sementara 16% lainnya memiliki motivasi tinggi. Data hasil belajar menunjukkan bahwa nilai Zhitung ≥ Ztabel, yaitu 2,82 > 1,65. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray yang didukung dengan media poster berpengaruh terhadap motivasi dan peningkatan hasil belajar siswa.  Kata Kunci: Motivasi Belajar, Two Stay Two Stray, Hasil Belajar Siswa, Poster
Efektivitas Ekstrak Daun Lantana camara sebagai Repelen bagi Bactrocera carambolae Feri Bakhtiar Rinaldi; Taupik Sopyan; Jeti Rachmawati; Ratnasari Ratnasari; Dewi Puspita Maharani
Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi Vol 14, No 1 (2026): Bioed : Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpb.v14i1.23724

Abstract

Bactrocera carambolae merupakan salah satu hama utama yang menyerang komoditi hortikultura. Serangan Bactrocera di Indonesia memberikan dampak ekonomi yang luar biasa. Upaya pengendalian yang popular adalah menggunakan pestisida sintetik namun memberikan efek samping. Perlu teknologi alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti pestisida botani. Salah satu bahan yang dapat digunakan adalah Lantana camara yang mengandung senyawa alkaloid, saponin, flavonoid, anethol, cineol dan senyawa aktif lain. Penggunaan ekstrak L. camara sangat potensial diterapkan pada pengendalian B. carambolae karena sifat repelennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh repelen ekstrak L. camara bagi B. carambolae dan mengetahui daya proteksinya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap sebanyak 5 perlakuan yaitu konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8% dan 10%. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 70% kemudian dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Pengujian pengaruh ekstrak menggunakan olfactometer tipe Y dengan hasil ANOVA nilai p<0,05 menunjukan ada pengaruh signifikan sehingga dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasilnya rerata repellency dari konsentrasi terendah ke tinggi berturut-turut 70a; 83,3ab; 90b; 93,3b; 93,3b. Ekstrak L. camara memberikan pengaruh repelen bagi B. carambolae dengan konsentrasi efektif ≥ 6% dengan daya proteksi sangat tinggi.Kata kunci: Daya Proteksi, Hortikultura, Lalat Buah, Pestisida Botani, Repellency
Konservasi Lingkungan Berbasis Kearifan Lokal di Kampung Adat Kuta Ciamis Lia Yulisma; Feri Bakhtiar Rinaldi
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 21, No 1 (2024): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A deeper understanding of local wisdom in the Kuta Traditional Village is expected to be the basis for developing more adaptive and sustainable conservation strategies, as well as making a real contribution to environmental conservation in Indonesia. This study aims to explore the role of local wisdom in environmental conservation. This study uses a qualitative approach with a case study method, involving in-depth interviews, observations, focus group discussions (FGD), and document analysis. The sources in this study were the Head of Kuta Village Customary, kuncen, administrators, and the community of Kuta Traditional Village. The focus of the study includes identifying forms of local wisdom in the fields of Natural Resource   management, water management, waste management, and climate change, analysis of conservation practices, challenges faced in implementing local wisdom, and its impact on environmental sustainability. The Kuta Traditional Village community has rich local wisdom in natural resource management, water management, waste management, and environmental conservation. However, to maintain these practices amidst modern challenges such as climate change and external pressures, continuous education, technological adaptation, and strong collaboration are needed. With joint efforts, communities can continue to preserve their environment in a way that is sustainable and relevant to current developments.