Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri akibat kekurangan zat besi dan rendahnya kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD). Kondisi ini dapat menurunkan konsentrasi belajar, kebugaran tubuh, serta berdampak pada kesehatan reproduksi di masa mendatang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri tentang anemia serta upaya pencegahannya melalui pendekatan edukasi interaktif di lingkungan sekolah. Metode pelaksanaan menggunakan media video animasi yang disertai diskusi kelompok, kuis edukatif, dan simulasi gizi seimbang agar peserta lebih mudah memahami materi. Sasaran kegiatan melibatkan 60 remaja putri kelas VII dan VIII SMP Negeri 1 Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan awal yang rendah (83,3% kategori kurang dan 16,7% kategori cukup). Setelah mengikuti kegiatan, peserta mampu mengenali tanda dan gejala anemia, memahami pentingnya zat besi bagi tubuh, serta berkomitmen untuk mengonsumsi TTD secara rutin. Kegiatan edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat guna mencegah anemia sejak dini.
Copyrights © 2026