Background: Implementasi pendekatan deep learning di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Pesawaran Propinsi Lampung masih menghadapi tantangan. Para guru mengaku masih dominan menggunakan pendekatan konvensional dalam pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan kegiatan pelatihan bagi para guru yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru dalam mengimplementasikan pendekatan deep learning. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pelatihan kerja dengan melibatkan 39 guru. Metode ini dilaksanakan dalam 3 tahap, yakni off the job training, on the job training, dan off the job training. Evaluasi kegiatan ini dilaksanakan melalui pemberian pretest dan posttest yang selanjutnya dilakukan analisis Ngain. Hasil: Hasil pretest menunjukkan bahwa para peserta hanya mencapai sekitar 27% dari skor maksimal sehingga pemahaman awal yang dimiliki para peserta masih lemah. Setelah mendapatkan paparan materi, diskusi, dan menyusun rancangan pembelajaran, terjadi peningkatan rata-rata hasil posttest jika dibandingkan dengan rata-rata hasil pretest dengan variasi perbedaan pemahaman yang semakin sempit. Kesimpulan: Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kompetensi para guru dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning. Hal ini ditunjukkan dengan (1) rata-rata peningkatan kompetensi guru dalam merancang pembelajaran dengan pendekatan deep learning tergolong tinggi dan (2) sebanyak 71.79% guru memperoleh peningkatan dengan interpretasi tinggi.
Copyrights © 2026