Background: Pendekatan Deep Learning dengan integrasi teknologi Artificial Intelegence (AI) perlu mempertimbangkan konteks kearifan lokal sehingga menjadi kekuatan dalam menanamkan nilai karakter dan relevansi pembelajaran. Akan tetapi guru belum sepenuhnya memiliki literasi digital yang memadai untuk mengintegrasikan unsur teknologi dalam pembelajaran. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru Sosiologi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Metode: Metode kegiatan berupa pelatihan dan pendampingan, dengan teknik ceramah, diskusi, serta penugasan. Pengumpulan data dilakukan terhadap 23 peserta pelatihan dengan teknik tes dan non tes. Teknik non tes berupa observasi dan angket dilakukan untuk mengumpulkan data persepsi dan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan. Sedangkan teknik tes dilakukan dengan memberikan pretest dan posttest. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil: Hasil analisis menunjukan bahwa pelatihan dan pendampingan ini dapat secara efektif memberikan pemahaman kepada peserta tentang bagaimana merancang dan mengembangkan perangkat pembelajaran sosiologi berbasis Deep Learning berbantuan AI dengan konteks kearifan lokal. Efektifitas pelatihan secara kuantitatif terlihat dari peningkatan skor rata-rata pretest dan posttest dengan N-gain sebesar 0.74 yang terkategori tinggi. Kesimpulan: Hasil evaluasi juga menunjukan bahwa peserta memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan sebesar 84.33 % dan tidak mengalami kesulitan selama mengikuti kegiatan sehingga dapat mengembangkan perangkat pembelajaran yang memenuhi standar kecukupan yang memadai dengan kategori baik sampai sangat baik pada setiap aspeknya.
Copyrights © 2026