Background: Literasi digital tidak hanya tentang kemampuan teknis, tetapi juga tentang bagaimana memanfaatkan teknologi untuk menciptakan pengalaman belajar yang inovatif dan menarik. Mengingat tantangan umum yang dihadapi guru sekolah dasar di Indonesia, khususnya di daerah pedesaan, program pengabdian masyarakat yang menargetkan guru-guru di Desa Sakatiga sangat relevan dan mendesak. Hal ini dapat disimpulkan dari informasi yang didapat dari pengawas sekolah untuk daerah Desa Sakatiga, dalam hal literasi digital, literasi numerasi atau pembelajaran berbasis teknologi di sekolah dasar masih sangat minim dan perlu perhatian khusus. Metode: Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penguatan dan pendampingan keilmuan menuju SDM Unggul bagi guru-guru SD Desa Sakatiga. Hasil: Penguatan dan pendampingan pengembangan pembelajaran berbasis literasi digital menuju SDM Unggul 2045 bagi guru Sekolah Dasar di Desa Sakatiga telah memberikan peningkatan pemahaman kepada peserta pelatihan atau guru, hal tersebut ditujukkan dengan terjadinya peningkatan skor dari hasil dari tes saat pretest dan post-test yang telah diberikan. Kesimpulan: Sosialisasi melalui forum resmi tatap muka yang melibatkan kepala dinas atau kepala sekolah atau perwakilan guru SD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah pelatihan dan pendampingan dilakukan dengan dengan teknik: ceramah, diskusi dan tanya jawab, penugasan, dan simulasi. Guru didampingi saat mulai menyusun pembelajaran berbasis literasi digitaldan praktik langsung dengan bimbingan dari narasumber atau fasilitator. Penguatan dan pendampingan telah memberikan peningkatan pemahaman kepada peserta pelatihan atau guru.
Copyrights © 2026