Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya antusiasme serta daya serap siswa terhadap konsep sains di sekolah dasar akibat penggunaan strategi mengajar yang monoton. Studi eksperimental semu ini menggunakan desain Non-equivalent Control Group pada siswa kelas IV SDN 1 Sukatani. Temuan menunjukkan bahwa aktivitas belajar di kelas eksperimen mencapai level sangat baik (81,54%). Analisis data membuktikan adanya pengaruh signifikan dengan capaian N-Gain sebesar 59,01%, yang jauh melampaui kelas kontrol (23,68%). Dengan demikian, integrasi model ini efektif dalam memperkuat penguasaan materi IPA pada siswa. Kata kunci: Cooperative Learning, Make a match, flash card
Copyrights © 2026