Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Vol 9, No 1 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

DARI LERENG KE PELUANG : MEMBANGUN FONDASI PARIWISATA BERKELANJUTAN MELALUI PEMBERDAYAAN KOMUNITAS DI DESA JATIROKE

Januarsyah, Gilang (Unknown)
Handayani, Vincentia Tri (Unknown)
Wardiani, Sri Rijati (Unknown)
Saefullah, Nurul Hikmayaty (Unknown)
Finalia, Cicu (Unknown)



Article Info

Publish Date
03 Apr 2026

Abstract

Community-based tourism development is a key strategy in promoting sustainable development while enhancing the welfare of rural communities. This program analyzes and facilitates the implementation of community-based tourism initiatives in Jatiroke Village, located in Jatinangor District, Sumedang Regency, which is currently developing the Teras Gunung Geulis nature tourism area. Despite its unique landscape and cultural potential, the village faces several challenges, such as limited promotion, low human resource capacity, and the absence of an integrated management system. The approach employed is a dual strategy consisting of benchmarking with Nglanggeran Tourism Village, a recipient of the UNWTO Best Tourism Village 2021 award, and needs-based training covering sustainable tourism management, digital marketing, attraction diversification, and tourism literacy enhancement. The program has led to growing enthusiasm, awareness, and participation among local residents in initiating tourism management based on local potential. This collaborative learning process also sparked innovative ideas aligned with Jatiroke’s sociocultural characteristics. The synergy between residents, academics, and village authorities provides a promising foundation for developing a sustainable tourism model. This community service activity contributes conceptually to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in poverty alleviation and the provision of decent work through human empowerment.Pembangunan pariwisata berbasis komunitas lokal merupakan strategi penting dalam mendorong pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Program ini menganalisis dan memfasilitasi inisiatif pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Desa Jatiroke, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang tengah mengembangkan kawasan wisata alam Teras Gunung Geulis. Meskipun memiliki potensi lanskap dan budaya yang khas, desa ini menghadapi berbagai tantangan seperti terbatasnya promosi, rendahnya kapasitas sumber daya manusia, dan belum terbangunnya sistem pengelolaan terpadu. Pendekatan yang digunakan adalah dual-strategy yang terdiri dari benchmarking ke Desa Wisata Nglanggeran, pemenang UNWTO Best Tourism Village 2021, dengan pelatihan berbasis kebutuhan lokal mencakup pengelolaan pariwisata berkelanjutan, pemasaran digital, diversifikasi atraksi wisata, serta penguatan literasi pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan tumbuhnya antusiasme, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam memulai langkah-langkah pengelolaan wisata berbasis potensi lokal. Proses pembelajaran bersama ini juga memicu munculnya gagasan-gagasan inovatif yang sesuai dengan karakteristik sosio kultural Jatiroke. Kolaborasi antara warga, akademisi, dan pemerintah desa menjadi fondasi awal yang menjanjikan untuk pengembangan model wisata berkelanjutan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini memberikan kontribusi konseptual terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan penyediaan pekerjaan layak melalui pemberdayaan manusia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

kumawula

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Kumawula: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, dengan nomor terdaftar ISSN 2620-844X (online) adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Pusat Studi Desentralisasi dan Pembangunan Partisipatif Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Jurnal ini meliputi berbagai ...