Penyiaran lokal memiliki posisi strategis dalam menjaga identitas budaya serta menyediakan informasi publik yang relevan bagi masyarakat daerah. Di tengah arus globalisasi dan dominasi media nasional maupun platform digital, eksistensi media penyiaran lokal menghadapi tantangan serius baik dari aspek ekonomi, regulasi, maupun perubahan perilaku audiien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyiaran lokal dalam memperkuat identitas budaya dan fungsi informatif di tingkat daerah. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis literatur dan observasi terhadap praktik penyiaran lokal di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyiaran lokal berperan sebagai agen pelestarian budaya, ruang partisipasi publik, serta saluran informasi kebijakan daerah. Namun, keterbatasan pendanaan, konvergensi media, dan rendahnya daya saing konten menjadi hambatan utama. Diperlukan strategi inovasi konten, kolaborasi digital, serta dukungan regulasi untuk menjaga keberlanjutan penyiaran lokal.
Copyrights © 2026