Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KESIAPAN SUMBER DAYA PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI SELATAN DALAM MENGHADAPI TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI PENERAPAN E-GOVERNMENT Sennahati; Farid, Muhammad; Karnay, Sudirman; Alimuddin Unde, Andi
MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 2 (2024): Medialog: Jurnal Ilmu Komunikasi (in Progres)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP UM Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/medialog.v7i2.6136

Abstract

Indonesia telah mengadopsi konsep good governance dalam pengelolaan layanan publik. Seiring dengan perkembangan teknologi, transformasi digital kemudian menjadi suatu keharusan bagi berbagai sektor, termasuk pemerintahan. Sebagai salah satu provinsi di Indonesia, pemerintahan provinsi Sulawesi Selatan telah mengadopsi berbagai inisiatif E-Government untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan efektivitas pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sumber daya pemerintah provinsi Sulawesi Selatan dalam menghadapi transformasi digital melalui penerapan e-government. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah provinsi Sulawesi Selatan telah memiliki kesiapan sumber daya dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) yang ditandai dengan indeks SPBE yang mengalami peningkatan cukup signifikan pada tahun 2023 yaitu 3.09 yang secara kategorik masuk dalam kategori baik.
Analisis Self Disclosure Antara Klien Dan Konselor: (Studi Komunikasi Terapeutik Antara Klien Dan Konselor Di Pusat Pembelajaran Keluarga Provinsi Sulawesi Selatan) Indrayanti; Sennahati; Mansyur, Muhammad; Adnan, A. Evi Elvira; Nurramadhani, Rezki; Herman, Nur Apriliani
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT. The objectives of this research are: (1) To determine the process of self- disclosure in clients during the implementation of counseling at PUSPAGA, South Sulawesi province; (2) To determine the supporting and inhibiting factors for clients to carry out self-disclosure to counselors at PUSPAGA South Sulawesi province. This research uses descriptive qualitative methods, with data collection techniques through observation and in-depth interviews with 2 counselors and 4 clients at PUSPAGA South Sulawesi Province. This method provides in-depth insight into the process of self-disclosure as well as the supporters and obstacles to client self-disclosure to counselors at PUSPAGA South Sulawesi Province. The research results show that (1) the self-disclosure process helps counselors understand the client's psychological condition more deeply, so that the intervention provided is more effective. The stages of therapeutic communication, such as pre-interaction, orientation, work, and termination, support the client's openness to the counselor and create a safe and empathetic environment. (2) Supporting factors for self-disclosure include client anxiety and the need to understand oneself, while inhibiting factors include distrust and social norms. In the context of interpersonal communication, counselors have an important role in overcoming these obstacles through a supportive approach and building a relationship of mutual trust, so that effective and therapeutic communication can be achieved. Keywords : Self-disclosure, Psychological Condition, PUSPARAGA, Interpersonal Communication.
Peran Penyiaran Lokal Dalam Memperkuat Identitas Budaya Dan Informasi Publik Daerah Di Sulawesi Selatan Sennahati; Mansyur, Muhammad; Adnan, Evi Elvira
Forum Cendekia: Jurnal Ilmiah Multidisipliner Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : DPW FORSILADI SULSEL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyiaran lokal memiliki posisi strategis dalam menjaga identitas budaya serta menyediakan informasi publik yang relevan bagi masyarakat daerah. Di tengah arus globalisasi dan dominasi media nasional maupun platform digital, eksistensi media penyiaran lokal menghadapi tantangan serius baik dari aspek ekonomi, regulasi, maupun perubahan perilaku audiien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penyiaran lokal dalam memperkuat identitas budaya dan fungsi informatif di tingkat daerah. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui analisis literatur dan observasi terhadap praktik penyiaran lokal di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa penyiaran lokal berperan sebagai agen pelestarian budaya, ruang partisipasi publik, serta saluran informasi kebijakan daerah. Namun, keterbatasan pendanaan, konvergensi media, dan rendahnya daya saing konten menjadi hambatan utama. Diperlukan strategi inovasi konten, kolaborasi digital, serta dukungan regulasi untuk menjaga keberlanjutan penyiaran lokal.