Bahasa Arab memiliki peran strategis dalam bidang keilmuan, keagamaan, dan komunikasi global, namun pembelajarannya di madrasah tsanawiyah masih menghadapi kendala rendahnya penguasaan kosakata yang berdampak pada kemampuan komunikasi praktis siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguasaan kosakata harian serta kontribusinya terhadap kemampuan komunikasi praktis bahasa Arab siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis pembiasaan kosakata harian yang diintegrasikan secara langsung dalam praktik komunikasi nyata di lingkungan madrasah, bukan sekadar pada tingkat penguasaan kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memadukan studi pustaka dan observasi lapangan untuk memperoleh pemahaman komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kosakata harian melalui program mufradat pekanan mendorong keberanian dan kelancaran siswa dalam menggunakan ungkapan komunikatif sederhana. Konsistensi pembiasaan terbukti lebih berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi praktis dibandingkan jenjang kelas, dengan dukungan peran guru dalam mengarahkan penggunaan bahasa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan kosakata harian dalam konteks nyata berdampak positif terhadap pengembangan kemampuan komunikasi praktis bahasa Arab dan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam budaya madrasah
Copyrights © 2026