Rizka Al Fajr
Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN BAHASA ARAB DI ABAD 21: Studi tentang Efektivitas Media Digital dalam Pembelajaran Bahasa Arab Umar; Anjar Sulistyani; Waslam; Sugin; Mustaji; Sugondo; Endhi Darmadi; Jaenal Arifin; Samsia Manalu; Rizka Al Fajr; Putri Dian Khairani; Rohana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36690

Abstract

Digital transformation in the 21st century has significantly influenced the teaching and learning of foreign languages, including Arabic. This research investigates the role of digital technology in enhancing the quality of Arabic language education through a qualitative library research method. A systematic review of scientific literature, including peer-reviewed journal articles, books, reports, and digital educational documents, was conducted to examine how various forms of digital technology contribute to improving Arabic learning outcomes. The findings reveal that digital tools such as artificial intelligence, multimedia learning, mobile applications, learning management systems, and virtual communication platforms facilitate more interactive, communicative, and personalized learning environments. These technologies support the development of key Arabic language competencies, including listening, speaking, reading, and writing skills, while also fostering learner motivation, autonomy, and accessibility. However, several challenges persist, including limited digital literacy among teachers, unequal technological infrastructure, insufficient institutional support, and the need for curriculum redesign to align with technological advancements. This study offers a theoretical framework for understanding the role of digital technology in modern Arabic pedagogy and provides practical recommendations for educators, institutions, and policymakers to integrate digital tools effectively and sustainably.
Analisis Penguasaan Kosakata Harian dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Praktis Bahasa Arab Siswa Tingkat Menengah Putri Dian Khaiani; Rizka Al Fajr; Fadlia Nurul Islamia; Siti Khoirunnisa; Ami Suparmi; Iis Humaeroh
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i2.8910

Abstract

Bahasa Arab memiliki peran strategis dalam bidang keilmuan, keagamaan, dan komunikasi global, namun pembelajarannya di madrasah tsanawiyah masih menghadapi kendala rendahnya penguasaan kosakata yang berdampak pada kemampuan komunikasi praktis siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguasaan kosakata harian serta kontribusinya terhadap kemampuan komunikasi praktis bahasa Arab siswa. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis pembiasaan kosakata harian yang diintegrasikan secara langsung dalam praktik komunikasi nyata di lingkungan madrasah, bukan sekadar pada tingkat penguasaan kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan memadukan studi pustaka dan observasi lapangan untuk memperoleh pemahaman komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kosakata harian melalui program mufradat pekanan mendorong keberanian dan kelancaran siswa dalam menggunakan ungkapan komunikatif sederhana. Konsistensi pembiasaan terbukti lebih berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi praktis dibandingkan jenjang kelas, dengan dukungan peran guru dalam mengarahkan penggunaan bahasa secara kontekstual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan kosakata harian dalam konteks nyata berdampak positif terhadap pengembangan kemampuan komunikasi praktis bahasa Arab dan perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam budaya madrasah