Abstrak: Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan bencana tinggi, di mana kebakaran hutan, lahan, dan permukiman sering terjadi, diperparah oleh tata letak permukiman yang tidak terencana di banyak wilayah. Kurangnya kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor yang memperbesar dampak kerugian. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan bersama Mahasiswa Program Studi D4 Teknik Keselamatan dan Kesetan Kerja Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas dalam mitigasi bencana kebakaran melalui pendekatan holistik yang mencakup sosialisasi, edukasi dan pelatihan praktis yang didukung oleh Pemerintah Desa Mojorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto. Fokus utama adalah pada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pencegahan kebakaran, serta pembekalan keterampilan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan untuk respons awal yang efektif. Hasil evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pada 95% peserta. Selain itu, kegiatan ini dinilai terlaksana dengan sangat baik, di mana 73,3% responden menyatakan sangat setuju dan 26,7% menyatakan setuju terhadap kualitas penyelenggaraan program. Efektivitas program ini membuktikan bahwa sinergi berbagai pihak menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang aman serta memiliki ketahanan tinggi terhadap risiko kebakaran.Abstract: Indonesia is a country with high disaster vulnerability, where forest, land, and residential fires frequently occur, exacerbated by unplanned residential layouts in many regions. A lack of community preparedness remains a factor that amplifies the impact of losses. This community service activity, conducted in collaboration with the Student of the Occupational Health and Safety Engineering Study Program at the Shipbuilding Institute of Polytechnic Surabaya, aims to enhance community capacity in fire disaster mitigation. The program employs a holistic approach encompassing socialization, education, and practical training, supported by the Mojorejo Village Government, Gondang District, Mojokerto Regency. The primary focus is on increasing public awareness of fire prevention and providing technical skills in using Fire Extinguishers for effective initial response. Evaluation results using pre-test and post-test instruments indicated a 95% increase in participants' understanding. Furthermore, the program was highly well-received, with 73.3% of respondents strongly agreeing and 26.7% agreeing that the community service activity was well-implemented. The effectiveness of this program underscores that multi-stakeholder synergy is key to creating a safe environment with high resilience against fire risks.
Copyrights © 2026