Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman etika bangsa menjadi pijakan utama dalam membentuk karakter siswa. Dalam teori, penanaman nilai biasanya dilakukan melalui pemahaman konsep, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, contoh perilaku dari guru maupun lingkungan, serta pengalaman sosial yang terus dialami peserta didik. Berdasarkan pemikiran tersebut, penelitian ini mengkaji bagaimana siswa kelas XII SMA Negeri 1 Selesai memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus meninjau peran guru dalam mendorong proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan tujuh siswa sebagai sumber data utama dan dua guru sebagai pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tergolong cukup baik, terlihat dari perilaku toleran, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, serta tanggung jawab, meskipun belum berjalan merata pada seluruh siswa. Guru berkontribusi melalui keteladanan dan pembelajaran yang dikaitkan dengan situasi nyata di lingkungan mereka. Dari keseluruhan hasil, dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai Pancasila sudah berlangsung dengan baik, tetapi tetap memerlukan penguatan secara terus-menerus.
Copyrights © 2025