Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

The Contribution of Leadership Style and Organizational Culture on Teachers’ Performance at Vocational High School Setiawan, Anugrah; Maksum, Hasan; Irfan, Dedy; Effendy, Hansi
Jurnal Imiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol 6, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.31787

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat beberapa guru yang kinerjanya masih di bawah standar minimal. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi terjadinya fenomena ini.  Faktor yang paling menonjol adalah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja guru di SMK. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Teknik simple random sampling digunakan untuk menentukan besar sampel yaitu 30 orang. Metode yan digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analysis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kontribusi yang signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru dan ada kontribusi yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja guru, dan ada kontribusi yang signifikan antara gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Sapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan dan budaya organisasi memiliki kontribusi yang nyata terhadap peningkatan kinerja guru. Diharapkan kepala sekolah memiliki gaya kepemimpinan yang baik dan nyata, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru.
The Contribution of Leadership Style and Organizational Culture on Teachers’ Performance at Vocational High School Setiawan, Anugrah; Maksum, Hasan; Irfan, Dedy; Effendy, Hansi
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v6i1.31787

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih terdapat beberapa guru yang kinerjanya masih di bawah standar minimal. Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi terjadinya fenomena ini.  Faktor yang paling menonjol adalah gaya kepemimpinan dan budaya organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja guru di SMK. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif korelasional. Teknik simple random sampling digunakan untuk menentukan besar sampel yaitu 30 orang. Metode yan digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan untuk menganalisis data yaitu kuesioner. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analysis deskriptif kualitatif, kuantitatif, dan statistic inferensial.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada kontribusi yang signifikan antara gaya kepemimpinan terhadap kinerja guru dan ada kontribusi yang signifikan antara budaya organisasi terhadap kinerja guru, dan ada kontribusi yang signifikan antara gaya kepemimpinan dan budaya organisasi secara bersama-sama terhadap kinerja guru. Sapat disimpulkan bahwa gaya kepemimpinan dan budaya organisasi memiliki kontribusi yang nyata terhadap peningkatan kinerja guru. Diharapkan kepala sekolah memiliki gaya kepemimpinan yang baik dan nyata, sehingga dapat meningkatkan kinerja guru.
Analisis Penerapan Nilai-Nilai Pancasila terhadap Karakter Siswa Studi Kasus SMP Negeri 1 Binjai Helmi, Muthia Ayyuni; Billa, Salma Nursyah; Andini, Resti; Arezsya, Rahma Andien; Siburian, Djogi Hot Jonathan; Setiawan, Anugrah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 1 Binjai. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara guru dan observasi langsung, penelitian ini mengkaji implementasi kelima sila Pancasila dalam kehidupan sehari-hari siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila telah terlaksana dengan baik, tercermin dalam berbagai kegiatan seperti rutinitas keagamaan (Sila I), sikap toleransi antarsiswa (Sila II), kegiatan upacara dan pentas seni budaya (Sila III), praktik musyawarah dalam organisasi siswa (Sila IV), serta penerapan keadilan sosial melalui sikap non-diskriminatif dan sistem pengaduan bullying (Sila V). Implementasi nilai-nilai Pancasila ini berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan membentuk karakter siswa sesuai nilai-nilai luhur bangsa Indonesia.
IMPLEMENTASI MODEL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN KEPELATIHAN DI SPNF SKB KOTA BINJAI Susanti, Sani; Setiawan, Anugrah; Lorenda, Lorenda; Elisabet, Kisah; Natalia, Devi; Tarihoran, Winda
Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 2 No. 6 (2024): Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : Cendikia: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan model manajemen pelatihan di SPNF SKB, Jl. Samanhudi No.16, Satria, Kec. Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara 20714. Lebih khusus penelitian ini untukmendiskripsikan indikator keberhasilan SPNF SKB Kota Binjai, mendiskripsikan faktor pendukung keberhasilan SPNF SKB Kota Binjai, mendiskripsikan pembinaan penyelenggaraan program pendidikan non formal di SPNF SKB Kota Binjai.Metode Penelitian ini merupakan penelitian survey lapangan dengan pendekatan kualitatif. di mana masalah yang diteliti berupa kajian deskriptif analitik yang bersifat fenomenologi sinterpretatif.Peneliti akan terjun kelapangan sendiri baik grand tour question, tahap focused and selection, melakukan pengumpulan data, analisis dan membuat kesimpulan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, dokumentasi, dan trianggulasi. Dari hasil pembahasan yang telah dijelaskan diatas bahwa model manajemen yang ada di SPNF SKB Kota Binjai adalah model berbasis kompetensi, model magang dan pedampingan, model pelatihan dan berbasis proyek, dan model pratikum. Peserta didik di SKB tersebut memiliki sifat dan attitude yang buruk dimana peserta didik sesuka mereka melakukan hal yang tidak baik, berkata kasar. Maka dapat disimpulkan bahwa di SPNF SKB Kota Binjai tidak memiliki manajemen yang baik, baik didalam sikap peserta didik dan pengurusan SKB. Model manajemen pelatihan dan pendidikan non-formal dapat berbeda-beda tergantung pada tujuan, skala, dan jenis organisasi yang menyelenggarakannya.
Model Evaluasi Keterampilan Berbasis Pemberdayaan pada Kelompok Belajar di PKBM Generasi Amanah Setiawan, Anugrah; Yusnadi, Yusnadi; Susanti, Sani; Subaedah , Sitti; D , Khodijah Tussolihat
Paedagogi: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (e-journal) Vol. 11 No. 1 (2025): JUNE 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paedagogi.v11i1.65956

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pembelajaran berbasis keteramilan dan membuat model evaluasi yang baik di terapkan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah, Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengembangkan model pembelajaran berbasis keterampilan lokal terintegrasi melalui kesejahteraan masyarakat miskin pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah. (2) mengetahui kelayakan model pembelajaran berbasis pemberdayaan terintegrasi kesejahteraan masyarakat miskin pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah, dan (3) mengembangkan kemampuan Kewirausahaan lulusan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah melalui pembelajaran berbasis keterampilan lokal terintegrasi kesejahteraan masyarakat miskin. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini menggunakan desain Borg & Gall (research and information collecting, develop preliminary form of product, main field testing, final product revision). Validasi produk dilakukan oleh dua (2) dosen ahli Pendidikan Masyarakat dan satu dosen ahli Pembangunan Masyarakat satu (1) ahli Kesehatan Masyarakat. Subjek dalam penelitian ini adalah pengurus yayasan dan Fasilitator serta peserta didik/siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Generasi Amanah. Pengumpulan data pada penelitian melalui observasi, angket, dan tes tertulis. Analisis data pada penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif.
STUDI LITERATUR: PEMAKNAAN PANCASILA DALAM PERSPEKTIF SEJARAH BANGSA INDONESIA Setiawan, Anugrah; Daulay, Nur Aisyah; Saragih, Ersya Welani; Tambunan, Tianur Yelsardaina; Rambe, Syifa Al Mutmainnah; Muhammad, Faiz
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.6790

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa Indonesia yang lahir melalui proses sejarah yang panjang dan kompleks. Sebagai falsafah hidup bangsa, Pancasila tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi dirumuskan melalui perdebatan intens antara para tokoh bangsa serta dipengaruhi oleh nilai budaya, agama, dan kearifan lokal yang telah mengakar di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber akademik seperti buku sejarah, jurnal ilmiah, prosiding, serta dokumen resmi yang membahas perjalanan historis Pancasila. Analisis literatur dilakukan untuk menelusuri kronologi lahirnya Pancasila, mulai dari sidang BPUPKI, dinamika perumusan Piagam Jakarta, hingga penetapannya sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembentukan Pancasila sangat dipengaruhi oleh kondisi sosial, politik, dan budaya Indonesia menjelang kemerdekaan. Selain itu, studi literatur ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi Pancasila pada masa-masa setelah kemerdekaan, termasuk dinamika penerapannya pada masa Demokrasi Liberal, Demokrasi Terpimpin, Orde Baru, hingga era Reformasi. Temuan penelitian menegaskan bahwa pemahaman sejarah Pancasila sangat penting untuk memperkuat penghayatan dan pengamalan nilai-nilainya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Melalui pendekatan kajian literatur, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalammemahami relevansi Pancasila sebagai dasar negara di tengah perkembangan zaman.
PERAN GURU DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SISWA SD BERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA Nababan, Junita Frisilia; Marbun, Masda Torang Roulina; Siregar, Marni Mahardika Lastiur; Purba, Indah Br; Sinaga, Vania Agustin; Sipahutar, Margaretha Monalisa; Setiawan, Anugrah
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 3 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i3.6791

Abstract

Pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila memegang peranan penting dalam membentuk kepribadian siswa Sekolah Dasar (SD). Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui pembelajaran di kelas dan berbagai aktivitas sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran guru dalam membentuk karakter siswa SD berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan teknik wawancara terhadap guru kelas 4 SD Negeri 060786 di Medan serta analisis dokumen dari berbagai sumber literatur pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dilakukan melalui kegiatan seperti upacara bendera (sila ketiga), toleransi beragama (sila pertama), gotong royong, dan pemilihan ketua kelas secara demokratis (sila keempat). Meskipun terdapat tantangan seperti kasus perundungan dan keterbatasan ekonomi, perubahan positif dalam karakter siswa mulai terlihat. Penelitian ini menekankan pentingnya implementasi pendidikan karakter berbasis Pancasila yang berkelanjutan, dengan dukungan dari guru, orang tua, dan pembuat kebijakan.
Pemahaman Dan Penerapan Siswa Kelas XII SMA Negeri 1 Selesai Terhadap Nilai-nilai Pendidikan Pancasila Lubis, Zahrani Nur Latifah; Rambe, Hafijah Arini; Nuraini, Nadia Khansa; Adelia, Tika; Harahap, Hilma Rosidah; Setiawan, Anugrah
CIVICS: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 02 (2025): CIVICS
Publisher : Program Studi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Buana Perjuangan Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36805/civics.v10i02.11275

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman etika bangsa menjadi pijakan utama dalam membentuk karakter siswa. Dalam teori, penanaman nilai biasanya dilakukan melalui pemahaman konsep, pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari, contoh perilaku dari guru maupun lingkungan, serta pengalaman sosial yang terus dialami peserta didik. Berdasarkan pemikiran tersebut, penelitian ini mengkaji bagaimana siswa kelas XII SMA Negeri 1 Selesai memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus meninjau peran guru dalam mendorong proses tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, melibatkan tujuh siswa sebagai sumber data utama dan dua guru sebagai pendukung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tergolong cukup baik, terlihat dari perilaku toleran, kemampuan bekerja sama, kedisiplinan, serta tanggung jawab, meskipun belum berjalan merata pada seluruh siswa. Guru berkontribusi melalui keteladanan dan pembelajaran yang dikaitkan dengan situasi nyata di lingkungan mereka. Dari keseluruhan hasil, dapat disimpulkan bahwa internalisasi nilai Pancasila sudah berlangsung dengan baik, tetapi tetap memerlukan penguatan secara terus-menerus.
Pancasila dan Tantangan Arus Individualisme Global: Benteng Atau Sekedar Simbol Saragih, Erizca Amanda; Sianipar, Revalina Angelila; Lubis, Dea Larasati; Ginting, Sella Enzelika Br.; Sitanggang, Santa Margaretha; Setiawan, Anugrah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7594

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan arus individualisme global terhadap eksistensi nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi dan identitas nasional Indonesia, serta merumuskan strategi revitalisasi yang relevan di era digital. Globalisasi yang disertai dengan perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola pikir dan perilaku masyarakat, khususnya dengan menguatnya nilai kebebasan individu yang sering kali mengabaikan kepentingan kolektif. Fenomena ini menciptakan ketegangan mendasar antara nilai-nilai individualisme yang dibawa arus globalisasi dengan prinsip-prinsip Pancasila yang mengutamakan kebersamaan, gotong royong, dan keadilan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), yang mengkaji berbagai sumber ilmiah terkait globalisasi, individualisme, pendidikan karakter, serta implementasi nilai Pancasila dalam kehidupan sosial. Data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah nasional dan internasional, buku akademik, serta publikasi ilmiah yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa arus individualisme global berkontribusi terhadap erosi identitas nasional, meningkatnya sikap apatis, serta menurunnya solidaritas sosial yang bertentangan dengan prinsip gotong royong sebagai nilai utama Pancasila. Selain itu, penetrasi teknologi digital mempercepat kaburnya batas nilai budaya, sehingga Pancasila berisiko mengalami pergeseran fungsi dari pedoman hidup menjadi sekadar simbol formal. Oleh karena itu, diperlukan strategi revitalisasi yang komprehensif melalui penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila, peningkatan literasi digital, serta keteladanan dari pemimpin dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, Pancasila dapat tetap berperan sebagai filter budaya yang efektif dan benteng yang kokoh dalam menghadapi derasnya arus individualisme global.
Analisis Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam Kehidupan Siswa di Lingkungan Sekolah Nadia, Sarah; Rambe, Nadia Fitriani; Siregar, Yulia Armaini; Pasha, Nazwa; Oktania, Saiba; Setiawan, Anugrah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7705

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan siswa di sekolah dasar serta menganalisis peran budaya sekolah dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yang dilaksanakan di SDN 104203 Kabupaten Deli Serdang. Subjek penelitian adalah guru wali kelas IV yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila telah berjalan dengan baik melalui pembiasaan dan integrasi dalam kegiatan sehari-hari siswa, seperti kegiatan keagamaan, penghormatan terhadap simbol negara, gotong royong, serta pembelajaran yang bersifat demokratis. Internalisasi nilai-nilai tersebut tidak hanya bersifat konseptual, tetapi telah menjadi budaya sekolah yang terintegrasi. Peran guru sebagai teladan, fasilitator, dan penguat sangat berpengaruh dalam membentuk karakter siswa. Selain itu, keterlibatan seluruh warga sekolah dan konsistensi dalam pelaksanaan kegiatan menjadi faktor pendukung utama keberhasilan pendidikan karakter berbasis Pancasila. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa inkonsistensi perilaku siswa, sehingga diperlukan upaya pembinaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila melalui pembiasaan dan budaya sekolah yang konsisten merupakan strategi efektif dalam membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, bertanggung jawab, peduli, serta memiliki rasa nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.