ABSTRAK: Pembelajaran kurikulum 2013 berorientasi pada ketercapaian kemampuan penguasaan kompetensi dan berpikir aras tinggi. Kemampuan berpikir kritis, logis, reflektif, metakognitif dan kreatif merupakan suatu keterampilan berpikir aras tinggi atau Higher Order Thinking Skills. Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) merupakan salah satu asesmen yang digunakan untuk menilai ketercapaian kompetensi. ASPD dilakukan sebagai asesmen kelulusan pada peserta didik kelas 9 Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kualitas butir soal HOTS soal ASPD mata pelajaran bahasa Indonesia Tahun 2021 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Teori yang digunakan merupakan teori tingkat kognitif Anderson dan Krathwohl. Anderson dan Krathwohl membagi level kognitif menjadi 6 kategori. level C1 dan C2 merupakan level kognitif rendah atau LOTS, C3 merupakan level kognitif berpikir sedang atau MOTS, dan C4, C5, C6 merupakan level kognitif tinggi atau HOTS. Hasil penelitian dari 40 soal ASPD di Daerah Istimewa Yogyakarta dapat disimpulkan (1) terdapat 9 butir soal LOTS, 8 butir soal MOTS, dan 23 butir soal HOTS; (2) soal HOTS yang berjumlah 23 butir terdiri atas 15 butir soal C4, 7 butir soal C5, dan 1 butir soal C6; dan (3) persentase soal HOTS dalam soal ASPD perlu ditingkatkan sebab ASPD harus mampu mengukur dan memberikan gambaran secara akurat kemampuan serta ketercapain kompetensi peserta didik.
Copyrights © 2023