Komunikasi memiliki peran penting dalam pendidikan karena tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga mendukung terbentuknya hubungan, kepercayaan, dan keterlibatan siswa/i dalam proses pembelajaran. Dalam konteks pendidikan, komunikasi yang baik membantu menciptakan suasana belajar yang lebih terbuka, nyaman, dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran (Abidin, 2015; Mulyana, 2010; Suranto, 2011). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola komunikasi siswa/i SMK 7 Makassar pada masa digitalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data kualitatif sederhana terhadap 25 responden melalui angket daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa/i cenderung menggunakan bahasa gaul atau nonformal dalam komunikasi sehari-hari dan masih mengalami kesalahan memahami pesan digital. Siswa/i juga lebih percaya diri saat berkomunikasi dalam kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) dibandingkan pembelajaran teori. Media sosial menjadi sarana penting memperoleh informasi sekolah. Namun sebagian siswa/i masih segan memulai percakapan dengan guru, dan WhatsApp belum sepenuhnya dianggap lebih nyaman untuk bertanya dibandingkan secara langsung. Secara keseluruhan, pola komunikasi siswa/i dipengaruhi oleh situasi interaksi, media yang digunakan, dan tingkat kedekatan dengan lawan bicara.
Copyrights © 2025