Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi model pembelajaran GIDL (Group Investigation Discovery Learning) berbantuan media Light Box terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik kelas V SD Negeri 3 Simbar Waringin tahun ajaran2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe nonequivalent control group design yang melibatkan satu kelas eksperimen dan satu kelas kontrol yang masing-masing berjumlah 16 peserta didik. Kelas eksperimen mendapatkan pembelajaran IPAS materi sifat-sifat cahaya dengan model GIDL berbantuan Light Box, sedangkan kelas kontrol menggunakan model Group Investigation dengan materi yang sama namun tanpa media pembelajaran. Data kemampuan kolaborasi dikumpulkan dengan angket skala likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas levene, perhitungan N-Gain, dan regrasi linier sederhana. Hasil penelitian menujukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen, namunu koefisien determinasi regresi hanya sebesar 7,8% dengan nilai Fhitung 0,426 < Ftabel 6,61 dan signifikansi 0,543 > 0,05, sehingga model GIDL berbantuan Light Box tidak berpengaruhu signifikan terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik. Peningkatan skor N-Gain kemampuan kolaborasi pada kelas eksperimen maupun kontrol didominasi kategori rendah (g < 0,3), yang mengindikasikan bahwa intervensi pembelajaran pada dua pertemuan belum cukup untuk mengubah perilaku kalaborasi peserta didik secara bermakna.
Copyrights © 2026