Pertanian, khususnya tahap penanaman benih, di Indonesia masih rentan terhadap inefisiensi akibat metode manual yang membutuhkan banyak waktu, tenaga, dan sering menyebabkan ketidaktepatan jumlah benih per lubang tanam, yang berdampak buruk pada hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses penanaman benih serta mengoptimalkan penggunaan benih melalui pemanfaatan teknologi tepat guna. Solusi yang diusulkan adalah pengembangan alat penanam benih berbasis mikrokontroler yang diberi nama Seplato (Seed Planting Tool). Metode yang digunakan meliputi perancangan sistem mekanik dan pemrograman mikrokontroler (menggunakan ARDUINO IDE) yang diintegrasikan dengan sensor optik/inframerah untuk mendeteksi setiap butir benih secara real-time. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa Seplato mampu menanam benih secara otomatis dan akurat, serta memiliki fitur penghitung benih otomatis yang tervalidasi dan berfungsi dengan baik. Keunggulan utama alat ini adalah kemampuannya menanam secara presisi, mengurangi pemborosan benih, serta memanfaatkan limbah paralon bekas sebagai rangka, menjadikan alat ini ramah lingkungan dan berbiaya rendah. Seplato merupakan langkah inovatif menuju mekanisasi pertanian yang lebih efisien dan terjangkau.
Copyrights © 2025