Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Discovery Learning berbasis Tri Parartha terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Kintamani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa yang disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dan kurang terlibat secara optimal dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experimental design) dengan pola post-test-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 33 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar IPAS yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas sebelum digunakan dalam pengumpulan data. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas varians, dan uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPAS siswa pada kelompok eksperimen sebesar 18,82 dengan kategori sangat tinggi, sedangkan kelompok kontrol sebesar 11,39 dengan kategori sedang. Hasil uji normalitas menunjukkan kedua kelompok berdistribusi normal (X² hitung eksperimen = 6,01 dan kontrol = 5,32; X² tabel = 11,07). Uji homogenitas menunjukkan varians kedua kelompok homogen (F hitung = 1,10 < Ftabel = 1,79). Hasil uji-t menunjukkan thitung = 3,360 lebih besar daripada t tabel = 1,999 (dk = 62), sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Discovery Learning berbasis Tri Parartha berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Kintamani
Copyrights © 2026