Mahasiswa rantau sering menghadapi berbagai tantangan psikologis seperti kesulitan beradaptasi, tekanan, serta jarak dengan keluarga yang dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Faktor yang diduga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis adalah forgiveness (pemaafan). Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh forgiveness terhadap psychological well-being pada mahasiswa rantau angkatan 2024 di UNTAG Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Subjek penelitian berjumlah 259 mahasiswa rantau yang diambil menggunakan teknik sampel jenuh. Penelitian dengan skala psychological well-being dan skala forgiveness yang dimodifikasi dari TRIM-18. Analisis data menggunakan uji korelasi nonparametrik Spearman Rank karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang signifikan forgiveness terhadap psychological well-being dengan nilai koefisien korelasi Spearman sebesar ρ = -0,311 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kontribusi forgiveness terhadap psychological well-being sebesar 9,67%, sementara 90,33% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa forgiveness berpengaruh terhadap psychological well-being mahasiswa rantau, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan kesejahteraan psikologis mereka.
Copyrights © 2026