Kasus-kasus perundungan yang melibatkan anak sekolah terus mengalami peningkatan. Hal tersebut menandakan merosotnya toleransi pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat E-Modul guna menumbuhkan toleransi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode R&D model ADDIE dengan subjek penelitian kelas B6 di TK Annur 3, Kecamatan Depok, Yogyakarta. Hasil penelitian dalam skala kecil (N-Gain) menunjukkan bahwa anak memperoleh rata-rata 56,3% dengan interpretasi sedang. Kemudian, rata-rata N-Gain skala besar anak memperoleh 61,7% interpretasi sedang. Kesimpulan uji hipotesis E-Modul di TK Annur 3, Kecamatan Depok, Yogyakarta, dengan uji t independent sample diperoleh nilai signifikansi (t = 0,00; p < 0,001), maka Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, E-Modul dapat mendorong karakter toleransi anak usia dini. Integrasi moderasi beragama dalam pembelajaran STEAM untuk anak usia dini dengan konsep digital juga dapat membantu guru dalam menstimulasi literasi digital anak.
Copyrights © 2026