Penelitian ini berfokus pada pentingnya pendidikan sains emansipatoris di tingkat sekolah dasar untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan berkelanjutan pada siswa. Dalam konteks perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin parah, pendidikan berbasis keberlanjutan menjadi sangat penting untuk membentuk generasi yang peduli terhadap alam. SD Negeri 1 Sonoageng, dengan pendekatan pendidikan yang melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan berbasis lingkungan, menjadi lokasi penelitian untuk mengeksplorasi bagaimana pendidikan sains emansipatoris dapat memfasilitasi pembelajaran yang kritis dan transformatif. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung terhadap proses pembelajaran sains dan wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan beberapa siswa. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi pola-pola penting dalam praktik pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan sains emansipatoris di SD Negeri 1 Sonoageng efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis siswa, meskipun terdapat tantangan dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan sumber daya dan tekanan kurikulum. Siswa menunjukkan perubahan perilaku positif terhadap lingkungan dan merasa lebih bertanggung jawab atas keberlanjutan alam sekitar. Kesimpulannya, pendidikan sains emansipatoris dapat menjadi alat yang efektif dalam membentuk kesadaran lingkungan berkelanjutan pada siswa sekolah dasar, meskipun membutuhkan dukungan kebijakan dan sumber daya yang lebih baik.
Copyrights © 2025