Pembelajaran biologi sering dihubungkan dengan tiga lingkungan belajar seperti di kelas, laboratorium, dan di luar ruangan. Potensi lokal di suatu wilayah merupakan objek kajian yang dapat memperluas wawasan dan pengetahuan. Potensi ekosistem rawa dan spesies unik Eriocaulon brownianum dapat dikembangkan menjadi Desain Kegiatan Lapangan (DKL) dalam pembelajaran struktur dan fungsi tumbuhan yang dilakukan melalui pendekatan kontekstual dan pembelajaran berbasis proyek. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif untuk mengembangkan Desain Kegiatan Lapangan pada materi Keanekaragaman hayati sub-materi keanekaragaman tumbuhan Ekosistem Rawa dan faktor Abiotik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik purposive sampling, sampel yang digunakan adalah ekosistem rawa Ranca Upas, Ciwidey. Tujuan pengembangan DKL adalah untuk membantu siswa membangun pengetahuan tentang keanekaragaman hayati dan faktor abiotik melalui potensi ekosistem Rawa Ranca Upas. Tahapan penelitian adalah survei lapangan, pembuatan DKL, Uji coba, revisi DKL uji Coba, rekonstruksi DKL. Penelitian ini mengikuti pendekatan ANCORB yang sesuai dengan pembelajaran yang mendukung proses pembentukan konsep dan mengembangkan pengetahuan siswa
Copyrights © 2025