Penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang berlebihan oleh petani di Desa Pasar Lembu, Kabupaten Asahan, menimbulkan permasalahan degradasi tanah, pencemaran lingkungan, serta risiko kesehatan. Padahal, desa ini memiliki ketersediaan bahan organik lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair (POC) dan pestisida nabati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Harapan dalam pembuatan dan penerapan POC dan pestisida nabati berbasis mikroba. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan lapangan. Bahan lokal seperti buah maja, mengkudu, daun kelor, lidah buaya, dan batang pepaya dimanfaatkan melalui proses fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan lebih dari 80% peserta mampu memproduksi dan mengaplikasikan POC serta pestisida nabati secara mandiri. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dan pendampingan efektif meningkatkan kapasitas petani, mengurangi ketergantungan terhadap input kimia, serta mendukung penerapan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026