Kecamatan Sultan Daulat di Kota Subulussalam merupakan wilayah rawan banjir yang berdampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi dan pendidikan masyarakat. Bencana banjir menyebabkan terganggunya pemenuhan kebutuhan dasar, rusaknya fasilitas umum, serta terhentinya aktivitas pembelajaran di sekolah dasar. Selain itu, kondisi pascabencana juga ditandai dengan keterbatasan akses air bersih, menurunnya kualitas kesehatan lingkungan, serta melemahnya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan pascabencana melalui penyediaan bantuan kebutuhan dasar, pemulihan layanan pendidikan, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi risiko bencana. Metode yang digunakan meliputi asesmen lapangan berbasis kebutuhan riil, pendampingan masyarakat, distribusi bantuan logistik, pemasangan instalasi air bersih pada titik-titik strategis, serta edukasi kebencanaan berbasis partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan mampu memperbaiki akses masyarakat terhadap pangan dan air bersih, mendukung keberlangsungan kegiatan belajar mengajar darurat, serta meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Program ini juga memperkuat koordinasi antara masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Simpulan kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pengabdian yang terintegrasi, responsif, dan berbasis kebutuhan lapangan efektif dalam mempercepat pemulihan pascabencana serta meningkatkan ketangguhan masyarakat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026