Meningkatnya tuntutan akademik di perguruan tinggi mendorong mahasiswa mengejar standar prestasi tinggi, namun juga berpotensi memicu tekanan psikologis dan burnout. Fenomena perfeksionisme yang berkembang di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konprehensif fenomena perfectionism dan burnout akademik pada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma fenomenologi sosial. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model alir yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perfeksionisme pada mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua Jayapura mepengaruhi dinamika akademik secara internal dan eksternal. Perfeksionisme berorientasi pada diri sendiri bersifat adaptif karena mendorong kualitas akademik melalui standar pribadi dan motivasi intrinsic dari mahasiswa, sementara perfeksionisme yang dipengaruhi tuntutan sosial dan kekhawatiran berlebihan terhadap kesalahan memicu kecemasan serta perilaku akademik disfungsional. Kondisi ini berkontribusi pada burnout akademik yang ditandai oleh kelelahan emosional, penurunan efikasi akademik, dan tekanan akademik berlebihan akibat tingginya tuntutan, kompleksitas tugas, serta ketidakseimbangan antara beban studi dan sumber daya mahasiswa.
Copyrights © 2026