Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KERAGAMAN ETNIS DI PAPUA: PEMETAAN KELOMPOK ETNIS UTAMA DAN URGENSI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI PAPUA Yanti, Hapsari Rahma; Hasanah, Anzilni Uswatun; Ilyas, Dian Miagia; Sampulawa, Nadia; Annisa, Dewi Nur; Maryati, Sulis
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v14i1.12662

Abstract

Papua yang merupakan wilayah di ujung timur Indonesia, memiliki keragaman budaya dan etnis dengan lebih dari 250 suku asli. Namun, terlepas dari keberagaman tersebut, pendidikan di Papua khususnya di wilayah pegunungan Papua masih menghadapi tantangan yang serius. Menurut data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan BPS Papua, wilayah ini memiliki IPM yang rendah, angka partisipasi sekolah di bawah rata-rata nasional, dan sebanyak 314.606 anak putus sekolah. Faktor-faktor seperti akses geografis yang sulit, keterbatasan infrastruktur dan kurangnya tenaga pengajar berkontribusi terhadap kesenjangan ini. Oleh karena itu, pendidikan inklusif yang mempertimbangkan keragaman etnis dan budaya sangat penting untuk menjamin kesempatan belajar yang setara bagi semua anak. Artikel ini menggunakan metode penelitian kepustakaan untuk memetakan kelompok etnis di Papua dan mengeksplorasi pentingnya pendidikan di wilayah tersebut. Melalui tinjauan literatur, penelitian ini memberikan wawasan mengenai defisit pendidikan di Papua dan pentingnya kebijakan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal, khususnya di wilayah pegunungan Papua.
Dinamika Perfeksionisme dan Burnout Akademik pada Mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua Yanti, Hapsari Rahma; Hasanah, Anzilni Uswatun; Yusuf, Muhamad; Zulihi, Zulihi; Hermansyah, Hermansyah; Watora, Ibrahim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3924

Abstract

Meningkatnya tuntutan akademik di perguruan tinggi mendorong mahasiswa mengejar standar prestasi tinggi, namun juga berpotensi memicu tekanan psikologis dan burnout. Fenomena perfeksionisme yang berkembang di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konprehensif fenomena perfectionism dan burnout akademik pada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma fenomenologi sosial. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model alir yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perfeksionisme pada mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua Jayapura mepengaruhi dinamika akademik secara internal dan eksternal. Perfeksionisme berorientasi pada diri sendiri bersifat adaptif karena mendorong kualitas akademik melalui standar pribadi dan motivasi intrinsic dari mahasiswa, sementara perfeksionisme yang dipengaruhi tuntutan sosial dan kekhawatiran berlebihan terhadap kesalahan memicu kecemasan serta perilaku akademik disfungsional. Kondisi ini berkontribusi pada burnout akademik yang ditandai oleh kelelahan emosional, penurunan efikasi akademik, dan tekanan akademik berlebihan akibat tingginya tuntutan, kompleksitas tugas, serta ketidakseimbangan antara beban studi dan sumber daya mahasiswa.