Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas model Team-Based Project (TBP) Cyberpedagogy dan TBP Konvensional dalam mengembangkan critical thinking dan kreativitas mahasiswa pada pembelajaran di Pendidikan Teknik Mesin. Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimen dengan dua kelompok: kelas eksperimen yang menerapkan TBP berbasis teknologi digital (cyberpedagogy), dan kelas kontrol yang menggunakan TBP konvensional. Data dikumpulkan melalui instrumen skala Likert yang telah divalidasi. Uji normalitas (Kolmogorov–Smirnov) dan homogenitas variansi (Levene’s test) menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji independent samples t-test menunjukkan nilai rata-rata critical thinking pada kelompok eksperimen sebesar 44,88 dan kontrol 43,60 (p = 0,646), sedangkan kreativitas eksperimen 42,29 dan kontrol 41,12 (p = 0,673). Seluruh nilai signifikansi 0,05, sehingga hipotesis nol diterima—tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua model pembelajaran terhadap critical thinking dan kreativitas mahasiswa. Temuan ini mendukung teori “using knowledge” dalam model Dimensi Belajar Marzano, bahwa penerapan TBP cyberpedagogy maupun konvensional sama-sama mampu mengaktifkan habits of mind di lingkungan belajar kolaboratif, selama desain proyek dan aktivitas pemecahan masalah terkelola dengan baik.
Copyrights © 2026