SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 2 (2026): April (In Progress)

Pendampingan komersialisasi tanaman obat di Asman Toga Berseri RW.008 Kelurahan Klender, Jakarta Timur

Ika Agustina (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Indri Astuti Handayani (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)
Farida Tuahuns (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA)



Article Info

Publish Date
12 Apr 2026

Abstract

AbstrakKelompok Asuhan Mandiri (Asman) Toga Berseri RW.008 di Kelurahan Klender, Jakarta Timur, memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga dalam bentuk produk minuman botanikal. Namun, produk tersebut terkendala dengan masa simpan singkat (2-7 hari) dan kemasan yang sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan nilai ekonomi dan daya saing produk melalui diversifikasi sediaan menjadi produk kering yang tahan lama dan kemasan yang lebih menarik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 16 anggota mitra, meliputi materi penyuluhan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), alih teknologi pengeringan menggunakan mesin food dehydrator, pelatihan pengemasan serta pendampingan komersialisasi. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan uji pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,874 (p>0,05), yang mengindikasikan tidak terdapat perbedaan signifikan pada peningkatan pengetahuan kognitif secara umum, namun terdapat peningkatan pemahaman spesifik pada aspek konsep teknologi pengeringan dan standar kemasan hingga mencapai 100%. Secara praktik, mitra berhasil melakukan diversifikasi produk dengan mengubah minuman botanical dari bentuk cair menjadi bentuk kering. Penerapan teknologi ini meminimalisir risiko kerugian akibat kerusakan produk dan memperluas potensi jangkauan pemasaran. Kata kunci: diversifikasi produk; food dehydrator; masa simpan; tanaman obat keluarga. Abstract The Asman Toga Berseri group in RW.008, Klender Village, East Jakarta, has significant potential for the utilization of medicinal plants as botanical beverages. However, these products are limited by a short shelf life (2–7 days) and simple packaging. This community service activity aims to increase the economic value and competitiveness of the products through diversification into durable dry products and more attractive packaging. The implementation method employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 16 partners, which included counseling on Good Manufacturing Practices for Processed Food (CPPOB), technology transfer using a food dehydrator, packaging training, and commercialization assistance. Knowledge evaluation was conducted using pre-test and post-test, analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. Statistical analysis results showed a significance value of 0.874 (p>0.05), indicating no significant difference in general cognitive knowledge improvement; however, there was a specific increase in understanding regarding drying technology concepts and packaging standards, reaching 100%. In practice, the partners successfully diversified their products by converting botanical drinks from liquid to dry forms. The application of this technology minimizes the risk of financial loss due to product spoilage and expands the potential marketing reach. Keywords: product diversification; food dehydrator; shelf life; family medicinal plants.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...