Blockchain menjadi opsi inovatif dalam manajemen administrasi pendidikan karena mampu mencatat data akademik secara permanen, terdistribusi, dan transparan. Artikel ini menganalisis peluang dan tantangan penggunaan blockchain dalam sistem administrasi pendidikan melalui kajian literatur sistematis yang berfokus pada pengelolaan arsip akademik, kredensial digital, dan tata kelola data lembaga pendidikan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa blockchain memberi peluang pada peningkatan integritas data, percepatan verifikasi dokumen, transparansi audit institusi, dan pengurangan ketergantungan pada pihak perantara. Tantangan yang dihadapi meliputi kesiapan infrastruktur server node, keterbatasan pemahaman teknis tenaga administrasi, kebutuhan biaya pengembangan, penyesuaian sistem lama, serta kerentanan privasi data jika desain perlindungan tidak tepat. Implementasi blockchain berizin, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan penyusunan kebijakan perlindungan data akademik yang adaptif menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan adopsi yang efektif dan berkelanjutan pada lembaga pendidikan.
Copyrights © 2026