Dalam era digital saat ini, intensitas penggunaan media sosial di kalangan siswa SMA, khususnya di sekolah keagamaan, meningkat secara signifikan dan berpengaruh terhadap pembentukan self-esteem mereka. Fenomena ini menunjukkan hubungan ambivalen di mana media sosial dapat memperkuat proyeksi diri dan rasa percaya diri, namun sekaligus menimbulkan hambatan psikososial jika ekspektasi pengakuan tidak terpenuhi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif yang bertujuan mengeksplorasi pengaruh penggunaan media sosial terhadap self-esteem siswa SMA berbasis psikologi pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai ruang proyeksi diri yang memengaruhi harga diri siswa secara signifikan, baik secara positif maupun negatif, tergantung pada cara mereka mengelola interaksi digital dan nilai-nilai keislaman yang diinternalisasi. Kesimpulannya, penguatan nilai-nilai Islam dan regulasi penggunaan teknologi di lingkungan sekolah menjadi faktor kunci dalam meningkatkan self-esteem dan karakter siswa di era digital yang penuh tantangan ini.
Copyrights © 2026