Penelitian ini mengkaji peranan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi kenakalan siswa di SDS IT Khoiru Ummah Kabupaten Buton. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu bentuk-bentuk kenakalan siswa, faktor-faktor penyebab kenakalan, serta strategi yang dilakukan guru PAI dalam menanggulanginya. Kenakalan siswa menjadi persoalan penting karena pembelajaran agama sering dipersepsikan monoton dan kurang menarik, sehingga berpengaruh terhadap sikap dan perilaku peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 22 orang yang dipilih dari populasi sebanyak 148 orang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kenakalan siswa di SDS IT Khoiru Ummah terdiri atas kenakalan ringan seperti terlambat datang ke sekolah dan tidak masuk tanpa keterangan, serta kenakalan berat berupa perkelahian antarsiswa. Faktor penyebab kenakalan meliputi lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, dan lingkungan masyarakat, termasuk pengaruh negatif kemajuan teknologi. Guru PAI berperan aktif melalui strategi preventif, seperti kegiatan keagamaan dan kerja sama dengan orang tua, serta strategi kuratif melalui pendekatan personal dan pembinaan moral siswa.
Copyrights © 2024