Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan sekolah menengah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui metode studi literatur. Rumusan masalah dalam kajian ini difokuskan pada bagaimana tingkat kesiapan guru dan sekolah, tantangan yang dihadapi dalam masa transisi kurikulum, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan implementasi tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesiapan sekolah sangat bergantung pada pemahaman guru terhadap konsep kurikulum, kemampuan menerapkan pembelajaran terdiferensiasi, serta adaptasi terhadap konteks lokal. Meskipun terdapat antusiasme, tantangan utama yang dihadapi meliputi paradigma guru dari pembelajaran konvensional menuju pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kolaborasi antaran pemerintah, sekolah, dan LPTK untuk memberikan pelatihan berkelanjutan guna memastikan efektivitas kurikulum dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan karakter siswa.
Copyrights © 2026