Kondisi di lapangan menunjukkan adanya keterbatasan pelatihan teknis dan pedagogis bagi Guru SMK di Kabupaten dan Kota Magelang serta kemampuan guru dalam merancang modul ajar berbasis deep learning masih rendah. Tujuan utama kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah memperkuat kompetensi guru Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB) melalui pelatihan dan pendampingan penyusunan modul ajar interaktif berbasis deep learning menggunakan platform Artificial Intellegence (AI). Metode yang digunakan meliputi pelatihan, praktik penyusunan modul ajar, pendampingan, dan evaluasi melalui kuesioner. Peserta kegiatan ini adalah 19 guru MPLB yang tergabung pada MGMP Kabupaten dan Kota Magelang, Jawa Tengah. Keberhasilan kegiatan ini menunjukkan bahwa 73.7% peserta menilai bahwa materi PkM sangat sesuai dengan kebutuhan, 63.2% peserta memahami materi dengan mudah, dan 84.2% peserta berpendapat bahwa kegiatan PkM sangat bermanfaat. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa program PkM telah berhasil meningkatkan keterampilan pedagogis, literasi digital, dan motivasi guru dalam memanfaatkan AI alam penyusunan modul ajar. Oleh karena itu, kegitan ini berkontribusi untuk mendorong guru lebih adaptif terhadap teknologi dan menghadirkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan. Enhancing teachers' competencies through the development of deep learning-based instructional modules using an artificial intelligence platform Abstract: Situations in the field indicate that Magelang Regency and City's vocational school teachers have limited technical and pedagogical training, and their capacity to create deep learning-based lesson plans is still lacking. The main objective of this community service (PkM) activity is to strengthen teachers' competencies through training and assistance in developing teaching modules. The methods used include training, teaching module development practice, mentoring, and evaluation through questionnaires. The participants of this activity were 19 MPLB teachers who are members of the MGMP in Magelang Regency and City, Central Java. The success of this activity shows that 73.7% of participants considered the PkM material to be very relevant to their needs, 63.2% of participants found the material easy to understand, and 84.2% of participants considered the community service activity to be very useful. The results of this activity show that the community service program has succeeded in improving teachers' pedagogical skills, digital literacy, and motivation in utilizing AI in the preparation of teaching modules. Therefore, this activity contributes to encouraging teachers to be more adaptive to technology and to deliver more creative, interactive, and relevant learning.
Copyrights © 2026