Masalah stunting dan wasting pada anak usia dini masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas kader posyandu melalui intervensi parenting education berbasis pola asuh holistik guna mendukung pencegahan gizi buruk secara berkelanjutan di tingkat desa. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan kader posyandu tentang pencegahan stunting, wasting, serta pentingnya pola asuh holistik pada anak usia dini di Desa Srikayangan, Sentolo, Yogyakarta. Program telah dilaksanakan dalam bentuk ceramah interaktif, diskusi, dan simulasi kasus, dengan pemberian materi SDIDTK serta edukatif kit kepada peserta. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen satu kelompok dengan pretest-posttest guna mengetahui efektivitas intervensi edukatif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan kader sebesar 72%, dari skor 54,8 menjadi 94,2 setelah kegiatan. Peningkatan paling tinggi tercapai pada aspek pemahaman tentang definisi, pencegahan, dan dampak stunting serta wasting, diikuti oleh aspek pola makan dan gizi anak. Temuan ini membuktikan bahwa pemberdayaan kader melalui parenting education efektif mendukung peran kader sebagai fasilitator edukasi keluarga dan mendorong pencegahan gizi buruk secara berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026