Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran indikator makroekonomi, khususnya inflasi dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), dalam menilai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi suatu daerah. Kota Pekanbaru, sebagai pusat ekonomi strategis di Provinsi Riau, mengalami dinamika inflasi dan PDRB yang menarik untuk dikaji selama periode 2019–2023, terutama dalam konteks pasca-pandemi COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang diukur melalui PDRB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari Badan Pusat Statistik Kota Pekanbaru. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh inflasi (variabel independen) terhadap PDRB (variabel dependen). Hasil analisis menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap PDRB Kota Pekanbaru, dengan hasil uji t menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap PDRB dengan nilai signifikansi 0,578 (> 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa dalam periode lima tahun terakhir, inflasi bukan merupakan faktor dominan yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kota Pekanbaru.
Copyrights © 2026