Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Vol. 5 No. 2 (2026): Mei (In Progress)

Strategi Mitigasi Non-Struktural Bencana Hidrometeorologi Berbasis Edukasi dan Teknologi Informasi bagi Masyarakat Pesisir Sanur

I Dewa Gede Loka Maheswara (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Intan Bryliana Putri (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
I Made Prabawa Sandhi Gotama (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Putu Aldi Tusan Pratama (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Muhammad Jouhar Syah (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
I Wayan Jyesta Jaya Taruna (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Shintia Dwi Cahya (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
John Pieter S. A (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Azra Haiza Zaman (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Gede Galang Temuju (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Delfiana Yoventa Buti (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Kadek Valerina Kitana Sanjaya (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Adi Mulsandi (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Abraham Frederik Mustamu (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)
Dodo Gunawan (Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika)



Article Info

Publish Date
14 Apr 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu sarana penerapan ilmu pengetahuan secara langsung untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) STMKG Unit 13, dilaksanakan tiga kegiatan pengabdian di kawasan Pantai Kelurahan Sanur sebagai respons terhadap tingginya kerentanan wilayah pesisir Denpasar Selatan di Provinsi Bali terhadap bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi sosialisasi hidrometeorologi, pelatihan penggunaan aplikasi SICUPEL, serta pemasangan plang informasi prakiraan cuaca maritim dan tinggi gelombang di wilayah Pantai Semawang. Metode yang diterapkan mengutamakan diskusi interaktif dua arah antara tim penyuluh dan nelayan, yang memungkinkan konfirmasi silang antara informasi prakiraan resmi BMKG dengan pengetahuan empiris nelayan di lapangan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun penerimaan peserta terhadap materi yang disampaikan, sekaligus memvalidasi fenomena hidrometeorologi lokal seperti angin kencang dari awan cumulonimbus yang selama ini hanya dipahami secara empiris oleh nelayan. Ketiga kegiatan yang dirancang berkontribusi dalam memperkuat literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat nelayan pesisir pantai Kelurahan Sanur terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JS

Publisher

Subject

Humanities Computer Science & IT Education Public Health Social Sciences

Description

Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut ...