Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja karyawan di PTĀ Katsuka menggunakan dua metode pengambilan keputusan multikriteria, yaitu Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Weighted Sum Model (WSM). Tiga kriteria utama yang digunakan dalam penilaian adalah kinerja penjualan, kehadiran, dan keterlambatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan peringkat karyawan berdasarkan kriteria tersebut dan membandingkan hasil dari kedua metode. Research Question: Apakah peringkat karyawan yang diperoleh dari metode AHP dan WSM konsisten, dan bagaimana karyawan dapat diurutkan berdasarkan kinerja keseluruhan? Metode AHP digunakan untuk menghitung bobot kriteria berdasarkan perbandingan berpasangan, sedangkan WSM diterapkan dengan menggunakan bobot yang sama untuk menghitung skor akhir setiap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode memberikan hasil yang konsisten. Kesimpulannya, baik AHP maupun WSM dapat digunakan secara efektif untuk mengevaluasi kinerja karyawan di PT XYZ. Konsistensi hasil antara kedua metode ini memberikan keyakinan bahwa keputusan yang diambil berdasarkan analisis ini akan stabil dan dapat diandalkan. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya pemilihan metode yang tepat dalam proses evaluasi kinerja, terutama ketika kriteria yang berbeda harus dipertimbangkan secara bersamaan.
Copyrights © 2026