Perkembangan teknologi digital berdampak signifikan terhadap kesejahteraan emosional siswa yang menghadapi tekanan akademik dan sosial. Regulasi emosi menjadi keterampilan penting untuk menjaga keseimbangan psikologis di tengah pembelajaran digital. Penelitian ini bertujuan menelaah peran musik relaksasi sebagai intervensi psikoedukatif dalam meningkatkan regulasi emosi siswa di era digital. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis isi berdasarkan panduan PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa musik relaksasi efektif sebagai strategi psikoedukatif untuk membantu siswa mengelola emosi, menurunkan stres, serta meningkatkan kesadaran diri dan empati. Musik bertempo lambat terbukti menstabilkan kondisi fisiologis dan psikologis, sementara penerapan melalui platform digital memperluas akses intervensi bagi siswa generasi modern. Dengan demikian, musik relaksasi berfungsi tidak hanya sebagai sarana terapeutik, tetapi juga sebagai media pembelajaran emosional berbasis teknologi yang adaptif dan menarik. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model psikoedukatif berbasis musik relaksasi yang sesuai dengan karakteristik siswa digital serta budaya sekolah Indonesia.
Copyrights © 2025