Permasalahan gizi remaja khususnya underweight masih menjadi isu yang signifikan di Indonesia. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, terjadi penurunan prevalensi wasting di Tangerang, namun permasalahan gizi kurang di Indonesia tetap perlu mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah. Identifikasi di MTsN 1 Tangerang Selatan menunjukkan sebagian siswa memiliki kebiasaan sarapan tidak teratur, sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak, serta kurang memahami gizi seimbang. Kondisi ini menjadikan remaja rentan terhadap beban ganda malnutrisi akibat pola makan yang tidak seimbang dan minimnya edukasi gizi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan gizi siswa melalui media permainan Nutriland serta mengevaluasi pelaksanaan program dan menilai efektivitas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam mendukung pemenuhan gizi remaja di sekolah. Edukasi dilakukan secara interaktif menggunakan media edukasi permainan monopoli Nutriland kepada 30 siswa kelasĀ VIII. Menggunakan metode pre-test dan post-test, dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan tidak terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan (p = 0,188; p > 0,05), namun kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya gizi seimbang dan penerapan acuan makan di Indonesia. Media Nutriland memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai sarana edukasi gizi yang menarik dan menyenangkan di sekolah.Kata kunci: Edukasi Gizi, Gizi Remaja, Nutriland
Copyrights © 2025