Gangguan muskuloskeletal merupakan masalah kesehatan yang umum terjadi pada ibu rumah tangga akibat aktivitas berulang dan postur kerja yang tidak ergonomis. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan mandiri. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif peserta melalui penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi partisipatif pada 20 peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert serta pengukuran pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, yaitu aspek ergonomi dari ±60% menjadi ±95–100%, pencegahan MSDs dari ±55–60% menjadi ±90–95%, dan home stretching dari ±50–55% menjadi ±85–90%, dengan peningkatan sebesar ±30–40 poin persentase. Selain itu, peserta melaporkan bahwa intervensi yang diberikan mudah diaplikasikan dan efektif dalam mengurangi kelelahan otot. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan PAR melalui edukasi ergonomi dan pelatihan peregangan mandiri efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran ibu rumah tangga dalam pencegahan gangguan muskuloskeletal.
Copyrights © 2026