Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan dan pendampingan pemanfaatan e-learning berbasis website sebagai implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Kalawat, Minahasa Utara. Metode yang digunakan adalah pelatihan intensif hybrid (luring-daring) dan pendampingan partisipatif, didukung oleh pengembangan sistem e-learning menggunakan framework CodeIgniter yang responsif dan kompatibel dengan koneksi internet terbatas. Proses dimulai dari identifikasi kebutuhan melalui wawancara dan observasi terhadap 26 guru dan 554 siswa, dilanjutkan dengan perancangan sistem berdasarkan kebutuhan fungsional dan non-fungsional, pelatihan luring selama satu minggu, implementasi hybrid selama tiga bulan, hingga evaluasi dampak menggunakan kuesioner Skala Likert dan observasi kelas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman guru terhadap platform digital dari skor rata-rata 2,54 menjadi 4,15, atau naik sebesar 63,4%, serta peningkatan kepercayaan diri dari 2,31 menjadi 3,85 (66,7%). Pada siswa, terjadi peningkatan pemahaman dari 2,93 menjadi 4,05 (38,2%) dan kepercayaan diri dari 2,76 menjadi 3,76 (36,2%). Frekuensi akses siswa mencapai rata-rata 4,2 kali per minggu, dengan 89% tugas dikumpulkan tepat waktu. Munculnya lima guru sebagai local champion membuktikan terjadinya transformasi sosial berupa budaya kolaborasi dan kesadaran kolektif untuk keberlanjutan. Platform e-learning terbukti relevan dengan Kurikulum Merdeka, mudah digunakan, dan diterima baik oleh komunitas sekolah. Kata kunci: pengabdian, pelatihan guru, community engagement, digital pedagogy, Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2025