Emesis gravidarum merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil muda terutama pada trimester 1 karena adanya perubahan hormonal. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Pengaruh aroma terapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan dengan pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru. Sampel penelitian ini adalah 22 ibu hamil trimester 1 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi terhadap emesis gravidarum menggunakan 24-hour Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) Scale Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon dengan kepercayaan 95%. Secara univariat ditemukan bahwa sedang yaitu 90,9%, mengalami. penurunan menjadi 63,6% yang mengalami mual dan muntah ringan setelah diberikan terapi lemon. Secara bivariat terdapat pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Disarankan kepada RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru untuk mensosialisasikan atau menerapkan aromaterapi lemon dalam penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1.
Copyrights © 2026