Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil penerapan metode story telling dalam pembelajaran keterampilan berbicara bahasa Makassar siswa kelas V SDN 22 Beloparang Kabupaten Bantaeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V SDN 22 Beloparang Kabupaten Bantaeng dikategorikan sudah terampil karena nilai yang diperoleh siswa sudah mencapai kriteria yang ditetapkan yaitu 70. Sebanyak 25 siswa atau 92,6% yang memperoleh nilai 70-100, sedangkan siswa yang memperoleh nilai 0-69 sebanyak 2 siswa atau 7,4%. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berbicara bahasa Makassar dikategorikan terampil karena telah memenuhi kriteria yang ditetapkan yaitu 70%. Melihat hasil persentase.
Copyrights © 2026