Perairan Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah potensial perikanan tangkap dengan produksi rajungan (Portunus pelagicus) sebesar 5.645–6.553 ton per tahun, di mana bubu lipat berperan sebagai alat tangkap utama yang ramah lingkungan dan efisien operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas dan kelayakan finansial usaha penangkapan rajungan menggunakan bubu lipat melalui pendekatan experimental fishing selama 30 trip dengan 1.000 unit bubu. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas rata-rata 8,67 kg/trip atau 104,04 kg/tahun, total investasi Rp231.122.900, pendapatan bersih Rp161.695.536/tahun, benefit cost ratio (BCR) 1,92, financial rate of return (FRR) 69,9%, dan payback period of capital (PPC) 1,43 tahun. Usaha dinyatakan layak secara finansial karena BCR > 1, FRR jauh melebihi suku bunga bank (19%), serta periode pengembalian modal relatif singkat dengan rekomendasi pengoptimalan manajemen investasi dan kepatuhan terhadap regulasi ukuran tangkap demi keberlanjutan sumber daya
Copyrights © 2026