Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses persiapan, pelaksanaan, serta dampak pemanfaatan Rumah PoHan Kota Lama Semarang sebagai sumber belajar dalam meningkatkan minat belajar sejarah peserta didik kelas XII SMA Negeri 14 Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru dan peserta didik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap kondensasi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan dilakukan melalui sinkronisasi kurikulum dengan koleksi arsip pameran "Ketika Api Menyala di Semarang". Pelaksanaan pembelajaran menggunakan metode outdoor learning berbasis inkuiri, di mana siswa berinteraksi langsung dengan artefak dan dokumen otentik. Pemanfaatan Rumah PoHan secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa melalui stimulasi visual, keterlibatan emosional terhadap sejarah lokal, dan peningkatan retensi informasi. Simpulan penelitian menegaskan bahwa penggunaan sumber sejarah lokal berbasis bukti primer mampu mereduksi kejenuhan belajar dan menciptakan pengalaman sejarah yang lebih hidup serta bermakna bagi peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan studi eksperimen guna menguji efektivitas situs sejarah local terhadap kemampuan berpikir kronologis, serta pengembangan media pembelajaran berbasis Virtual Reality (VR) untuk memperluas aksebilitas sumber belajar Rumah PoHan secara digital.
Copyrights © 2026