Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia periode 2020–2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Investasi/BKPM. Teknik analisis yang digunakan meliputi model Common Effect Model (CEM), Fixed Effect Model (FEM), dan Random Effect Model (REM) untuk menguji pengaruh masing-masing variabel investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PMA memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi pada seluruh model estimasi, yang mengindikasikan peran strategis investasi asing dalam mendorong peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) melalui transfer teknologi dan efek pengganda. Sementara itu, PMDN menunjukkan pengaruh yang cenderung tidak konsisten, bahkan negatif pada beberapa model, yang disebabkan oleh rendahnya efisiensi penggunaan modal yang tercermin dalam tingginya nilai Incremental Capital Output Ratio (ICOR). Secara simultan, PMDN dan PMA berperan penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas investasi dan kebijakan pendukung. Oleh karena itu, diperlukan optimalisasi pengelolaan investasi melalui peningkatan efisiensi, debirokratisasi, dan penguatan sektor produktif guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026