Artikel ini mengkaji model-model utama analisis kebijakan (rasional/komprehensif, inkremental, pemindaian campuran, dobel jalur, koalisi advokasi, dan model implementasi) dan implikasinya terhadap kebijakan Pendidikan Agama Islam (PAI). Dengan menggunakan riset pustaka dan pendekatan content analysis, studi ini mengumpulkan studi teoritis klasik dan studi empiris terbaru untuk merumuskan kerangka kerja yang dapat diterapkan untuk perumusan, implementasi, dan evaluasi kebijakan PAI. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi model pemindaian campuran untuk perumusan, aliran ganda untuk menjelaskan penetapan agenda, dan koalisi advokasi untuk memahami resistensi/subsistem paling efektif bila disertai dengan mekanisme implementasi adaptif dan evaluasi berbasis bukti. Rekomendasi berfokus pada perancangan kebijakan PAI yang peka secara teologis dan yuridis, partisipatif, dan sistematis dalam siklus umpan balik pemantauan implementasinya
Copyrights © 2026