Materi faktor laju reaksi dalam pembelajaran kimia sering dianggap sulit oleh peserta didik karena memerlukan pemahaman konsep yang mendalam serta keterkaitan antara teori dan fenomena nyata. Berdasarkan hasil wawancara serta analisis kebutuhan di SMAN 5 Kota Jambi mengungkapkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah, ditambah bahan ajar konveksional berbentuk buku cetak yang minim interaktivitas. Hal ini menggarisbawahi kebutuhan pengembangan bahan ajar berbasis teknologi yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-Modul berbasis inkuiri terbimbing yang layak digunakan dalam pembelajaran kimia. Metode yang digunakan adalah Research & Development yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI SMA, dengan instrumen berupa angket validasi ahli, angket respon guru, dan angket respon peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-Modul memperoleh nilai rata-rata 4,23 dari ahli materi dan 4,47 dari ahli media dengan kategori sangat layak, serta penilaian sebesar 4,6 dan respon peserta didik 84,40% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, e-Modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran.
Copyrights © 2026