Tujuan dari penulisan karya tulis ini adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: Bagaimana pelaksanaan upacara Tiwah. Berdasarkan fenomena di lapangan bahwa pelaksanaan upacara Tiwah pada masyarakat Hindu Kaharingan belum terkelola dengan baik, sarana dan prasarana serta proses pelaksanaannya belum tertata rapi sehingga diperlukan manajemen yang baik. Kajian yang digunakan penulis dalam penulisan jurnal ini adalah deskriptif kualitatif dimana penulis melakukan pengamatan secara empiris terhadap kondisi upacara Tiwah dan melakukan wawancara secara langsung. Selain itu penulis juga menggunakan sumber pustaka baik buku, jurnal maupun bahan referensi lainnya. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, pelaksanaan upacara Tiwah dilaksanakan dengan empat proses yaitu perencanaan upacara Tiwah, Pengorganisasian, Pelaksanaan/pengerahan, pengawasan. Kedua, terdapat tujuh nilai manajemen pendidikan agama Hindu, diantaranya lebih bertanggung jawab, lebih beretika, lebih estetis, lebih disiplin, lebih efektif dan efisien, lebih terorganisasi dan lebih material. Ketiga, terdapat dua implikasi terhadap pelaksanaan Upacara Tiwah yaitu implikasi positif dan implikasi negatif.
Copyrights © 2025